5?

10:21 AM

saya benar-benar lelah kali ini.

pikiran ini datang lagi. selalu datang. selalu datang. selalu datang.

kali ini saya benar-benar percaya... pertemanan adalah omong kosong yang baru saja saya sadari. tidak ada seorang teman, apalagi yang namanya sahabat. mereka ada, tapi terasa sangat fana, seperti hantu, sebuah mitos.

lelah.

lelah.

lelah.

saya lelah.

hidup dimana lagi aku ketika sudah terlanjur percaya bahwa hidupku ada ditemanku, selama ini aku hidup disebuah bayangan yang terlalu indah, yang begitu pilu ketika akhirnya semua tidak seindah itu, bahkan semua itu hanya bayangan yang hilang dimalam hari.

aku lelah berteman.

aku lelah dikenal sebagai teman.

tidak ada yang benar-benar tulus, maksudku ada.

mereka datang. mereka pergi. mereka datang lagi. mereka pergi lagi.

sedangkan aku masih berdiri, berpegang teguh bahwa akan menemukan seorang yang benar-benar kuanggap sebagai 'sahabat', dan itu tidak ada.

20 tahun kemudian, maksudku sampai saat ini, mereka hadir sebagai roh yang berganti sosok. benar-benar sukar dikira, sukar ditebak, tabu dipilih.

atau memang aku yang tidak memiliki apapun yang mereka mau. aku cacat, jelek, gendut, hitam, jahat. mungkin mereka jijik menganggapku ada.

aku sangat merasa hidupku adalah sia-sia, produk gagal dari tuhan yang turun ke bumi melalui rahim seorang ibu.

aku hanya kesepian

kesepian,

kesepian.

aku membayangkan hidupku 10 tahun dari sekarang: gelap. karena aku tidak mau hidup selama itu. aku tidak ingin hidup sebagai pria pekerja kantoran yang berangkat jam 9, pulang jam 5, aku tidak mau mati membosankan. setidaknya untukku.

aku membayangkan siapa temanku beberapa tahun mendatang, memberi senyum dan harapan, lalu berubah menjadi patung yang tidak akan peduli. aku benar-benar mengalami siklus itu, aku bosan.

aku rindu mereka yang dulu pernah ada dihariku.

mereka hilang.

aku masih disini.

menunggu, mati bosan.

aku lelah berteman. aku lelah diabaikan. aku lelah ditinggal.

aku hanya lelah sendiri. aku hanya lelah berganti menjadi orang baru.

lelah.

lelah.

lelah.

lelah.

lelah.


You Might Also Like

0 komentar

Facebook

Instagram