USELESS HUMAN (Jurnal Puisi #4)

12:30 AM


oleh Rahmad Kurniawan
30 Mei 2016

Ku ditelanjangi oleh waktu,
Denting detik berjalan sesuai arah
Tatkala diri sedang kehilangan arwah

Biru yang sendu, merah yang marah. 
Belum kutemukan, apa itu sebuah rumah. 
Mana jalan setapak pernah ku injak?

Tubuh berselimut debu. 
Jari menggelitik kalbu. 
Tertawa pada nasib yang tak tentu. 

No stars tonight. No live.
No heaven. No hopes. 
And human like me are useless. 

Should i stay in uncertainty? 
End with die sadly story.

Or should i go to nirvana? 

but where’s the highway?

You Might Also Like

0 komentar

Facebook

Instagram